mereka tak pernah mengerti
Love and Life October 9th, 2006tuhan..
mengapa mereka tak pernah mengerti
bahwa dibalik tawaku aku tersakiti
bahwa setelah ngekek-ngekek gak jelas itu aku menangis lagi
Tuhan..
kenapa aku begitu melankolis
kenapa aku begitu rapuh
meski sadar bahwa mereka cuma bercanda
aku tetap saja gak bisa gak terluka
apa ini ujian untuk keyakinanku?
seiring dengan semakin jelasnya jalan yang aku tuju?
atau aku saja yang belum bisa dewasa?
selalu mendengarkan yang dikatakan orang
menelannya mentah-mentah
meski tahu bahwa itu hanya akan membuatku susah
Tuhan..
aku jadi merasa bodoh dan tidak produktif
menghabiskan waktu dan otakku untuk memikirkan ‘hal’nya
abai pada hal-hal yang mungkin lebih penting
Tuhan..
inikah harga yang harus aku bayar?
inikah konsekuensi yang harus aku tanggung?
sampai kapan tuhan?
sampai berapa tahun lagi?
untuk mereka bisa mengerti
bahwa dibalik tawaku
aku tersakiti..
October 10th, 2006 at 5:31 am
Kadang kita suka mikir ya, emang ada apa sih, dengan berganti pasangan?? Is it a big deal? Suka-suka dong, kita ini yang pacaran, bukan mereka! Rese aja…
Ya itu mah kadang-kadang, seringnya orang berpikir justru sebaliknya. Ganti pasangan, ganti paradigma, ganti cerita juga. So, IT IS a big deal!!
U know honey, kamu sebenarnya tau kok, apa yang harus kamu lakukan. Cuman belum berhasil aja, karena memang mereka belum bisa (atau mungkin ngga bakal) pernah mengerti. Susah, banyak halangan. Pas udah mo maju, ada lagi yang ngungkit-ngungkit.
Hmm… tapi, siapa sih mereka dalam hubungan kalian? So, my wise words 4 this time:
jangan biarkan hal-hal kecil membuatmu lemah.
Persepsi tentang ‘kecil’, kamu yang nentuin. Juga soal ‘lemah’. Apa kamu mau dianggap lemah? Biasanya sih, kalo Pemred Bulpos tuh, ngga mau dan ngga bakal jadi lemah…
October 10th, 2006 at 6:54 pm
lewatin aja, jalan terus…